Wednesday, October 14, 2015

KUTU DAUN (APHID SP)

Kutu Daun merupakan hama tanaman yang menyerang pada hampir semua tanaman, mulai tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.

Kutu daun ada beberapa 3 jenis yaitu :
1. Kutu daun coklat  (Toxoptera citricidus Kirk) 

 

2. Kutu Daun Hitam (Toxoptera aurantii)



3Kutu Daun Hijau (Myzus persicae dan Aphis gossypii)

Mizus







Klasifikasi dari  kutu daun

Kingdom: Animalia
Phylum  : Arthropoda
Kelas      : Insekta
Ordo       : Hemiptera
Famili     : Aphididae
Genus     : Myzus, Aphis, Toxoptera
Spesies   : Myzus  persicae, Aphis gossypii, Toxoptera, aurantii, Toxoptera citricidus


Bioekologi

          Secara umum kutu berukuran antara 1-6 mm, tubuh lunak, berbentuk seperti buah per, pergerakan rendah dan biasanya hidup secara berkoloni (bererombol). Perkembangan optimal terjadi pada saat tanaman bertunas. Satu generasi berlangsung selama 6-8 hari pada suhu 250C dan 3 minggu pada suhu 150C.Secara visual, bentuk dan ukuran spesies-spesies kutu daun ini serupa. 

         Perbedaan antara Kutu Daun Coklat dan Kutu Daun Hitam, terlihat pada pembuluh sayap bagian depan. Kutu Daun Hitam berwarna hitam dan tidak bercabang sedangkan pada Kutu Daun Coklat bercabang dan tubuh berwarna coklat. Bentukkutu kadang-kadang bersayap, kadang-kadang tidak bersayap, seksual atau aseksual, menetap atau berpindah-pindahtempat. Pada daerah tropis yang  perbedaan  musimnya  kurang  tegas,  kutu  ini  tinggal  pada  inangnya  selama setahun  sebagai  betina-betina  yang  vivipar partenogenesis.  Kutu  dewas biasanya berpindah  tempat  untuk menghasilkan  kutu-kutu baru  yang  belum  dewasa  dan  membentuk koloni baru  
       

Gejala Serangan    
              
            Kutu  daun  ini  menyerang  tunas  dan  daun  muda  dengan  cara  menghisap  cairan tanaman sehingga helaiandaun menggulung. Koloni kutu ini berwarna hitam, coklat atau hijau kekuningan tergantung jenisnya. Kutu menghasilkan embun madu yang melapispermukaan  daun  sehingga  merangsang  jamur  tumbuh  (embun  jelaga). Di samping itu, kutu juga mengeluarkan toksin melalui air ludahnya sehingga timbul gejala       kerdil,         deformasi  dan                 terbentuk puru                pada    helaian          daun. Di antara kutu daun yang menyerang tanaman jeruk, kutu daun coklat dan hitam merupakan yang terpenting karena menularkan virus penyebab penyakit Tristeza.


Pengendalian
     Monitoring diutamakan pada tunas-tunas muda. Pengendalian dilakukan apabila populasi hama ini dinilai bisa menghambat atau merusak pertumbuhan tunas. Sebagai penular penyakti, ambang kendali untuk kutu ini berkisar 25-30 ekor viruliverous. Di alam kutu ini dikendalikan oleh musuh-musuh alami dari famili Syrpidae, Coccinellidae, Chrysopidae. Secara kultur teknis, penggunaan mulsa jerami di bedengan pembibitan jeruk dapat menghambat perkembangan populasi kutu. 

        Untuk pengendalian secara kimiawi dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif Dimethoate, Alfametrin, Abamektin dan Sipermetrin secara penyemprotan terbatas pada tunas-tunas yang terserang dan apabila serangan parah dapat dikendalikan dengan Imidaklopind yang diaplikasikan melalui saputan batang.

·        #http://saungsumberjambe.blogspot.co.id/2011/10/kutu-daun-aphid-sp.html

Sunday, October 11, 2015

Famili Coccinellidae, Ordo Coleoptera

LADYBIRD BEETLES

Kumbang ini berukuran kecil: hanya 7-8 mm. Tetapi kumbang ini rakus makan beberapa jenis kutu. Bila tidak diusir oleh semut, kumbang kubah bisa dijumpai pada tempat di mana kutu-kutu berkumpul pada pohon kopi. Kalau menemukan kutu-kutu, kumbang kubah tetap di sana dan mulai makan. Setelah matahari terbit, kumbang dewasa mencari makanan. Kumbang kubah dipergunakan sebagai musuh alami. Pemilik rumah kaca sudah memakai kumbang kubah untuk mengendalikan kutu daun dan kutu kebulpada tanamannya.

Daur hidup
Kumbang helm biasanya meletakkan telur pada bagian tanaman yang ada kutu-kutu. Kelompok sekitar 50 butir telur atau lebih diletakkan tidak beraturan, pada daun atau ranting.
Larva setiap jenis kumbang helm berwarna berbeda, tapi mirip dengan dewasa. Kumbang hitam berbintik merah mempunyai larva abu-abu tua dengan tanda merah. Larva rakus. Ratusan kutu-kutu dimakan setiap hari.
Kepompong menyerupai kumbang dewasa yang menetap pada tanaman.
Kumbang dewasa mudah diketahui, bulat dan mengkilat seperti helm kecil.

#http://simple420.blogspot.co.id/2013/06/

Monday, October 5, 2015

Tumbuhan Paku (Pteridophyta)

1.   Ciri-Ciri Pteridophyta
  • Pteridophyta  merupakan organisme multiseluler dan eukariotik.
  • Sudah memiliki akar, daun, dan batang yang jelas (kormophyta).
Struktur akar
Akarnya berbentuk serabut dan pada ujungnya terdapat kaliptra (tudung akar). Jaringan akar tumbuhan paku tersusun atas jaringan epidermis, korteks, dan silinder pusat.
Struktur batang
Batang tumbuhan paku tersusun atas jaringan epidermis, korteks, dan silinder pusat. Pada silinder pusat terdapat jaringan pengangkut (pembuluh angkut), sehingga tumbuhan paku sudah memiliki pembuluh angkut (tracheophyta).
Struktur daun
Daun tumbuhan paku juga tersusun atas jaringan epidermis, mesofil, dan pembuluh angkut. Macam daun pada tumbuhan paku ;
1)       Berdasarkan ukurannya, dibedakan :
  • Daun Mikrofil, yaitu daun ang ukurannya kecil. Mikrofil berbentuk rambut atau sisik, tidak bertangkai, dan tidak bertulang kecuali pada paku kawat dan paku ekor kuda.
  • Daun Makrofil, yaitu daun yang ukurannya besar. makrofil sudah bertangkai, bertulang daun, dan memiliki daging daun (mesofil) yang terdapat stomata, jaringan tiang, dan bunga karang.
2)       Berdasarkan Fungsinya, dibedakan :
  • Daun Tropofil, yaitu daun yang tidak menghasilkan spora, tetapi memiliki zat hijau daun (klorofil), sehingga berfungsi dalam proses fotosintesis atau menghasilkan zat makanan (glukosa). Daun ini sering disebut sebagai daun steril.
  • Daun Sporofil, yaitu daun yang menghasilkan spora sebagai alat perkembangbiakan (reproduksi), sehingga daun ini disebut juga daunfertil (subur).
Sporofil pada tumbuhan paku ada yang berbentuk helaian dan ada pula yang membentuk strobilus. Strobilus merupakan kumpulan beberapa sporofil yang menyerupai bentuk kerucut.
Di bagian bawah sporofil terdapat sorus, yaitu kumpulan bulatan kecil berwarna cokelat yang mengandung banyak kotak spora (sporangium). Pada sporangium terdapat sel penutup yang menyerupai cincin yang disebut annulus.
Sorus dilindungi oleh suatu struktur berupa selaput yang disebutindusium
  • Reproduksi / perkembangbiakan secara metagenesis, yaitu terjadi pergiliran keturunan antara fase sporofit yang diploid (2n) dan fase gametofit yang haploid (n). Pada Fase sporofit lebih dominan (waktu hidupnya lebih panjang).
2.    Macam Pteridophyta berdasarkan jenis spora yang dihasilkan
Ada 3 (tiga) macam tumbuhan paku berdasarkan jenis spora yang dihasilkan, yaitu :
a.     Paku Homospora isospora )
Tumbuhan paku homospora menghasilkan spora dengan ukuran sama yang tidak dapat dibedakan antara spora jantan dan betina
Contoh : Lycopodium sp. (paku kawat)
b.     Paku Heterospora an-isospora )
Tumbuhan paku heterospora menghasilkan spora berbeda ukuran. Spora jantan berukuran kecil disebut mikrospora dan spora betina besar disebut makrospora
Contoh :  Selaginella sp.(paku rane), Marsilea crenata (semanggi)
c.      Paku Peralihan
Paku peralihan menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran sama, namun berjenis kelamin jantan atau betina
Contoh : paku ekor kuda ( Equisetum debile )
3.    Daur Hidup Tumbuhan Paku
4.    Klasifikasi Pteridophyta
Tumbuhan Paku diklasifikasikan berdasarkan perbedaan morfologi tubuh. Berdasarkan hal tersebut, tumbuhan paku dibagi menjadi empat divisi, yaitu :
a.      Psilophyta (paku purba / paku telanjang)
Jenis paku ini sebagian besar telah punah, tumbuhan ini belum berdaun dan berakar, batang telah mempunyai berkas pengangkut, bercabang cabang menggarpu dengan sporangium pada ujung cabang-cabangnya.
Sporofil menghasilkan satu jenis spora (homospora).
Contoh :  Rhynia major dan Psilotum sp
b.   Lycophyta (Paku kawat / paku rambat)
Tumbuhan paku ini berdaun kecil, tersusun spiral, sporangium terkumpul dalam strobilus dan muncul di ketiak daun, batang seperti kawat.
Contoh:
  • Selaginella sp (paku rane), sebagai tanaman hias
  • Lycopodium sp.(paku kawat), sebagai tanaman hias.
  • Lycopodium clavatum, sebagai bahan obat-obatan.
c.    Equisetophyta / Sphenophyta
Tumbuhan paku ini memiliki daun mirip kawat serta daunnya tersusun dalam satu lingkaran. Bentuk batangnya mirip dengan ekor kuda. Oleh karenanya, divisio ini disebut paku ekor kuda.
Contoh :
Equisetum debile, memiliki batang yang keras karena mengandung silika. Sporangium terdapat pada suatu struktur berbentuk kerucut yang disebut strobilus
d.   Pterophyta / Felicinae (paku sejati)
Pterophyta telah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Daun umumnya berukuran besar atau disebut juga megafil. Batangnya dapat tumbuh di bawah tanah (seperti rhizoma) ataupun batangnya tumbuh di atas tanah. Ciri yang khas pada divisio ini adalah daun mudanya yang menggulung atau disebut juga circinnatus dan di bagian permukaan bawah daunnya terdapat sorus.
Contoh :
  • Adiantum cuneatum (suplir)
  • Adiantum farleyense (ekor merak)
  • Asplenium nidus (paku sarang burung)
  • Platycerium bifurcatum (paku tanduk rusa)
  • Marsilea crenata (semanggi)
  • Azolla pinnata (paku air)
  • Salvinia natans (paku sampan)
  • Alsophilla glauca (paku tiang)
2.    Manfaat Pteridophyta
Tumbuhan Paku memiliki manfaat atau peranan antara lain :
  • Tanaman hias , contoh : Adiantum cuneatumAlsophila glauca, Adiantum farleyense,PlatyceriumbifurcatumAsplenium nidus, sellaginella wildenowii
  • Sayuran, contoh : Marsilea crenata
  • Pupuk hijau, contoh : Salvinia natans,  Azolla pinnata, bersimbiosis dengan Anabaena sp (alga biru) yang berperan dalam fiksasi nitrogen.
  • Obat-obatan, contoh : Dryyopteris filix-mas, Lycopodium clavatum
  • Bahan bangunan, contoh :  Alsophila glauca
  • Alat pengosok / pembersih, , contoh : Equisetum debile
  • sumber
  • https://aslam02.wordpress.com/materi/kelas-x-2/kingdom-plantae/tumbuhan-paku-pteridophyta/

 ZAT MAKANAN Makanan merupakan salah satu sumber energi yang termasuk bahan pokok bagi manusia. Selain itu, makanan dapat berperan seb...